Suatu malam di februari 2012

Leave a comment

Malam ini seperti malam sebelumnya….
Detik demi detik terasa menyiksa saat ini…

Teringat kebersamaan kita. Ingat hari dimana kau selalu ada, menemani langkahku, mendampingi hidupku, mengisi hatiku, seperti dulu. Masih dengan setumpuk rindu yang kutahu takkan pernah berubah untukmu.
Teringat suara tawa yg begitu indah menembus daun telinga… Terngiang suara tangis haru begitu jelas tepat di pundak…
Masih, masih dengan setumpuk rindu yang bersarang dalam hati, dan seolah tidak ingin pergi..

Andai saja kita saling terbuka. Andai kita mau jujur dengan hati kita. Mungkin kita tak akan seperti ini. Andai saja sedikit kau melihat hatiku. Tak mungkin kubiarkan diriku menjauh. Pergi mengusung piluku sendiri.
apapun yang terjadi… Aku tau, …. saat ini masih terngiang bisik isak tangismu, erat hangat pelukan saat terakhir dan akan mengingatkanku bahwa kau akan selalu ada. Aku rindu semuanya
Aku hilang akal …

Kalau saja perasaan lebih kuat dari pada keegoisan. Hingga tak perlu ada ‘benang’ yang melilit sekujur tubuhku. Membuatku sesak. Membuatku galau berkepanjangan dan tak bisa kuelakkan. Dan mengapa baru kusadari, kalau jauh darimu seperti ada sesuatu yang hilang? Ada yang tertinggal dan ada sesuatu yang kurang.

Dan itu tak mungkin kuingkari. Tulus dari dasar hatiku. Kau tau… Ingin sekali aku bisa jujur padamu. Mengatakan apa yang kurasakan. Tapi seolah tak mungkin dan tak akan pernah, dilema hati tak pernah dapat jawaban. Tak bisa mengurai benang kusut yang kulakukan. Menjauh darimu. Mati matian tak peduli padamu. Acuh dan tak memperhatikanmu lagi. Berusaha sekuat tenaga tak melihatmu. Itu semua menyakitkan . Membuatku sedih. Tapi aku bisa apa? Tak ada lagi yang dapat kulakukan. Bahkan kubiarkan kau mengira, bahwa memang itulah yang kuinginkan. Membiarkan kau berpikir bahwa aku membencimu.

bodoh….
Kubiarkan kau menduganya. Sedikitpun tak berusaha kusangkal. Maafkan aku… Andai masih bisa kukatakan kepadamu

Dan sekarang…
Kalau suatu hari nanti kau bisa melihat segala yang sengaja aku lakukan. Mungkin kita sudah terlambat, … Meski kutunggu kau yang merubahnya. Aku tak pernah ingin berharap lagi. Semuanya ingin kulupakan. Berusaha kukubur dalam dalam. Bukan ingin berlalu, tak mengingatmu sama sekali.tapi Cuma ini jalan terbaik. Untukku. Untukmu. Untuk kita. Segalanya kini sudah kupasrahkan. Sudah kurelakan, meski rasa sakit tak bisa kutepis. Bagaimanapun tak pernah kuinginkan kalau akhirnya seperti ini. Kau adalah bagian terindah dalam hidupku. Orang yang kucintai sepenuh hati. Yang pernah kuijinkan mengetuk pintu hatiku. Memasuki seluruh cinta yang selalu kusimpan rapat untuk sosok dalam mimpiku. Semuanya akan kukenang, Hari hari termanis yang kau beri sepanjang kita bersama. Moment terindah yang kau hadirkan untukku. Terima kasih… Untuk segalanya. Mungkin itu yang belum sempat kuucapkan. Karena membuatku bahagia meski sesaat.

Suatu hari nanti jika aku kembali.
Berdiri didepanmu dengan sosok yang berbeda. Mungkin tak sesuai yang kau harapkan. Tapi aku ingin kau mengerti, inilah aku! Seperti inilah aku! Apa adanya. Aku ingin menjadi diriku sendiri. Tanpa pernah lagi harus memikirkan banyak perasaan yang mesti kujaga. Ingin berdiri tegar meskipun tanpamu. Ingin memperbaiki segalanya. Bagaimanapun aku tak ingin membuatmu malu, karena pernah menyayangiku. Dan dari semuanya, tak bisa kupungkiri bahwa ini semua karenamu, Kau memberi arti. Terlalu berharga untukku.

Hanya satu yang tak akan pernah berubah, …. Aku sayang kamu. Selamanya. Tak akan pernah meninggalkanmu. Melupakanmu. Seperti juga saat terakhir kita bersama, masih selalu berharap, kebahagiaan mendampingi langkahmu. Mewarnai hidupmu. Meski bukan aku lagi yang melakukannya. Aku ingin selalu melihat binar dimatamu. Ingin melihatmu selalu tersenyum dan tertawa bahagia. Ingin mimpimu terwujud. Impian impian indah yang pernah kudengar. Aku ingin sekali bisa membuat harapanmu terkabul. Cuma itu yang tersisa kini, …
Melihatmu bahagia… mendengarmu bahagia… berdoa agar kau bahagia.

Anonymous

1 Comment

Ya Allah…
Seandainya telah Engkau catatkan
dia akan mejadi teman menapaki hidup
Satukanlah hatinya dengan hatiku
Titipkanlah kebahagiaan diantara kami
Agar kemesraan itu abadi
Dan ya Allah… ya Tuhanku yang Maha Mengasihi
Seiringkanlah kami melayari hidup ini
Ke tepian yang sejahtera dan abadi

Tetapi ya Allah…
Seandainya telah Engkau takdirkan…
…Dia bukan milikku
Bawalah ia jauh dari pandanganku
Luputkanlah ia dari ingatanku
Ambillah kebahagiaan ketika dia ada disisiku

Dan peliharalah aku dari kekecewaan
Serta ya Allah ya Tuhanku yang Maha Mengerti…
Berikanlah aku kekuatan
Melontar bayangannya jauh ke dada langit
Hilang bersama senja nan merah
Agarku bisa berbahagia walaupun tanpa bersama dengannya…

Dan ya Allah yang tercinta…
Gantikanlah yang telah hilang
Tumbuhkanlah kembali yang telah patah
Walaupun tidak sama dengan dirinya….

Ya Allah ya Tuhanku…
Pasrahkanlah aku dengan takdirMu
Sesungguhnya apa yang telah Engkau takdirkan
Adalah yang terbaik untukku
Karena Engkau Maha Mengetahui
Segala yang terbaik buat hambaMu ini

Ya Allah…
Cukuplah Engkau saja yang menjadi pemeliharaku
Di dunia dan di akhirat
Dengarlah rintihan dari hambaMu yang naif ini

Jangan Engkau biarkan aku sendirian
Di dunia ini maupun di akhirat

Menjuruskan aku ke arah kemaksiatan dan kemungkaran
Maka kurniakanlah aku seorang pasangan yang beriman
Supaya aku dan dia dapat membina kesejahteraan hidup
Ke jalan yang Engkau ridhai
Dan kurniakanlah padaku keturunan yang soleh

Amin… Ya Rabbal ‘Alamin

Untitled

Leave a comment

Dia menghargaiku karena aku mencintainya.
Aku tidak akan berhenti menyayanginya dan
akan selalu tetap berada di sampingnya.
Aku senang mengatakan “Aku sayang kamu”
dan sudah menjadi suatu keharusan untukku
mengatakan itu kepadanya setiap hari.
Karena itu dia menghargaiku dan mensyukurinya.

Dia menghargaiku karena aku begitu memperhatikannya
tak ada yg negatif dari semuanya.
Dukungan dan dorongan selalu ada untuknya
dalam hal apapun dariku.
Aku tahu apa yang baik untuknya, dan apa yang tidak baik.
Karena itulah dia menghargaiku dan mensyukurinya.

Repost…

Leave a comment

Jangan menunggu dicintai baru mencintai. Tapi belajarlah mencintai, maka kita akan dicintai.
Cinta kadang manis di awal, seiring waktu bisa hilang begitu saja, komitmenlah yang menjaganya tetap ada.
Komitmenlah yang membuat cinta jadi lebih nyata:

1. Saat kita ingin melepaskan seseorang, ingatlah pada saat kita ingin bersamanya.
2. Saat kita mulai tidak mencintainya, ingatlah saat pertama kita jatuh cinta padanya.
3. Saat kita mulai bosan dengannya, ingatlah saat-saat terindah bersamanya.
4. Saat kita ingin menduakannya, bayangkan dia yang selalu setia.
5. Saat kita ingin membohonginya, ingatlah saat dia jujur kepada kita.
6. Rasakan arti kehadirannya, jangan sampai saat dia sudah tidak di sisi kita, kita baru menyadari arti kehadirannya.
7. Saat kita merasa “ngga ada indah-indahnya berhubungan sama dia”, yakin? Atau kita sudah pikun?
8. Yang indah hanya sementara, yang abadi adalah kenangan, jangan terbiasa dengan kehilangan, biasakan menjaga yang kita punya.

9. Jika kita tidak memiliki apa yang kita sukai, maka sukailah apa yang kita miliki saat ini.

10. Saat kita selalu melarikan diri dari ketidakpuasan demi ketidakpuasan, disitulah kita banyak menerima kecewa demi kecewa.
11. Tidak pernah ada yang sempurna, yang ada saling menyempurnakan.
12. Jangan jadi pecundang yang hanya bisa menyalahkan pasangan.

 

Sumber : http://tyarabuffon.blogspot.com/2011/06/cinta-komitmen.html

Sorry mah, postingan lo gue bajak… Haha… Mengena banget nie! :p

 

 

 

Jodoh di tangan Tuhan ?!

Leave a comment

"Jodoh", kata itu selalu menjadi 
topik pembicaraan yang seru... 
Tidak sedikit orang yang 
mengait-ngaitkan masalah jodoh 
dengan ketentuan Tuhan yank 
telah bersabda bahwa umatNya 
telah diciptakan berpasang-pasangan,
sehingga kalimat "kalo jodoh 
ga akan kemana..." itu seolah-olah 
menjadi penenang hidup bagi mereka 
yang sedang memulai memikirkannya. 
Di dalam kitab Al-quran Tuhan telah mengatakan 
bahwa laki-laki dan perempuan diciptakan berpasang-pasangan... 
(kalo ga salah surat An-nisa.. :p ) Setelah melihat berbagai 
pertanyaan yang berkembang seputar jodoh... 
Pemahaman manusia berkembang pada jodoh merupakan ketentuan 
pasangan dari Tuhan (Si A dengan Si B) ...
berarti manusia terjebak dalam pengertian hadist dengan kata 
"ditangan Tuhan"... dengan demikian makna yang terjadi 
secara psikis adalah absolut ketentuan Tuhan....
Di dalam Al-quran, Tuhan tidak pernah menyatakan 
keabsolutannya mengenai jodoh, rezeki dan kematian... 
Semuanya diungkapkan ke dalam makna bias... 
Mengapa demikian? Tuhan telah merancang manusia dengan sempurna, 
dia memberikan akal pikiran kepada manusia 
sehingga bisa menjadi makhluk yang sempurna... 
Itulah fungsi otak kita yang bisa memaknai arti kata bias tersebut 
sehingga bisa mewarnai alam, maka ketika kita mendapatkan kebesarannya, 
lihatlah Al-quran akan menjawabnya.
Salah apabila kita beranggapan bahwa jodoh akan datang dengan sendirinya 
tanpa kita berikhtiar mencarinya... 
Tuhan memang maha mengetahui... Bentuk usaha A maka Tuhan tahu ujungnya B, 
bentuk usaha C maka Tuhan tahu ujungnya D. 
Hukum itu akan berlaku konstan kalo tidak ada campur tangan dari manusia ... 
Tetapi ketika sudah ada campur tangan manusia ke dalamnya, maka hukumnya 
menjadi sangat dinamis... Tetapi Tuhan maha megetahui ujung dari 
pergerakan dinamis tersebut... Oleh sebab itu, maka bentuk usaha 
yang tadinya A berujung B tidak berlaku lagi, 
bisa berujung D atau F atau bahkan Z... 
Bukannya hal ini telah membuat kita mengerti tentang misteri 
dari hubungan sebab akibat dari peristiwa?! 
Tentunya hanya Allah yang maha tahu akan semua itu, 
tetapi kita hanya bisa mengerti dan memahami apabila kita cukup ilmu 
untuk mengetahui sebuah peristiwa...
Lantas sebenarnya jodoh itu apa sih? Mungkin banyak diantaranya 
yg sudah mulai menemukan arti kata jodoh. 
Tetapi ingatlah, janganlah berpasrah bahwa jodoh merupakan 
ketentuan dariNya, bahwa jodoh juga ditentukan 
dengan usaha dan ikhtiar kita.
Bagi kamu yang belum dekat dengan jodohmu, janganlah berkecil hati, 
ikhtiar adalah jalan utama untuk mengapai semuanya... 
Mulailah, maka dengan memulai separuh dari tujuanmu sudah tercapai... :) 

Berani Untuk Berbeda

2 Comments

Hallo… Ini adalah tulisan pertama saya sebagai seorang yang mencoba menginspirasi diri sendiri dan mudah-mudahan juga bisa mengispirasi anda. Boleh dikatakan sebagai seorang yang amatir dalam menulis. Hehehe… Baik saya mulai saja.

Dalam menjalani kehidupan,  kita harus selalu  berinspirasi, baik itu  inspirasi yang datang dari  diri sendiri maupun  inspirasi dari orang-orang  terdekat. Karena menurut saya hidup  tanpa inspirasi merupakan  suatu hal yang kurang baik. Hidup akan berjalan apa adanya, lurus, walaupun tidak selamanya lurus. Bila kita terjebak dalam kehidupan yang kelam, tanpa inspirasi kita tidak mungkin dapat melepaskan diri dari kehidupan yang kelam tersebut. Kita akan semakin terlena dengan ego yang kita miliki. Tidak memikirkan dampak dari sifat kita di kemudian hari. Dan percayalah, itu semua akan berujung pada suatu keadaan yang tidak baik.

Sebagai manusia normal, kita setiap hari melakukan aktivitas berbicara dan mendengarkan orang lain berbicara. Sejak dari bangun tidur sudah ratusan kata-kata yang terucap, lalu berangkat ke kampus menemui teman, dosen dan sebagainya, hingga kembali ke rumah, berapa ribu kata-kata yang terucap dan didengar oleh kita.

Setiap hari tanpa sadar, mungkin anda pernah berpikir lalu mengucapkan kata-kata seperti ini : saya bosan, saya sedang tidak fit, saya benci sekali sama keadaan ini, saya merasa malas, saya merasa tak ada yang memperhatikan , saya bodoh, saya sedih, saya tak berbakat, saya kecewa dan sebagainya. Hal itu dikarenakan pikiran masing-masing individu yang beragam, menjelma menjadi suatu perasaan ingin mengungkapkan, ingin mewujudkan, ingin menunjukkan pikiran yang ada di benak kita masing-masing lewat kata-kata. Karena ungkapan dari seseorang bisa mewakili apa yang ada di pikiran mereka.

Pikiran adalah Pelopor, pikiran adalah pembentuk, anda adalah produk dari pikiran. Sering orang menilai seseorang dari cara dia berkata, dari kata-kata yang sering dia ucapkan. Kalimat bijak ini bisa menjadi rambu dalam menjaga diri anda. Ketika mulai akan berkata-kata dengan kalimat yang negatif, sadari itu berbahaya. Ubah itu semua. Saya percaya anda setiap hari berdoa dengan pengharapan-pengharapan yang positif sesuai dengan keyakinan masing-masing. Tapi coba anda pikirkan, berapa waktu yang anda berikan untuk melakukan hal itu dibanding dengan informasi yang anda terima ? Sangat sedikit bukan ?  Saya yakin kekuatan doa yang dilakukan dengan sungguh-sungguh akan membuat banyak keajaiban / muzizat. Jika anda setiap hari bisa mengendalikan diri melalui ucapan, pikiran dengan memilih kata-kata yang positif yang tepat, sungguh akan menjadi ‘doa-doa’ kesuksesan bagi hidup anda. Pilihan ada di tangan anda, mau memilih ‘doa-doa kesuksesan’ atau jampi-jampi kehancuran. Untuk menghentikan sebuah kebiasaan lama, caranya adalah dengan melakukan sebuah kebiasaan baru yang berlawanan.

Jadilah orang yang dewasa, yaitu orang yang bisa membedakan antara baik dan buruk, dan memilih yang baik!

Semoga tulisan ini bisa menginspirasi dan memberikan manfaat untuk kita semua. Amin.

Salam hangat, Bezet. =)

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.